Tanaman Liar Ini Ternyata Bermanfaat Loh!



Tanaman liar merupakan tanaman yang tumbuh di berbagai tempat yang tidak diinginkan. Seringkali, tanaman liar dianggap sebagai penggangu sehingga sering dicabut karena dianggap tanaman yang tidak berguna dan merugikan tanaman lainnya. Padahal, jika digunakan secara tepat, tanaman liar juga memiliki manfaat baik untuk kesehatan. Bahkan juga bisa menyembuhkan berbagai penyakit berbahaya yang mengancam tubuh. Berikut adalah beberapa jenis tanaman liar yang sering diabaikan padahal memiliki manfaat baik untuk kesehatan, diantaranya: 

Benalu
Bernalu merupakan tanaman yang hidup dengan cara menempel pada sebuah pohon dan dianggap sangat merugikan pohon yang ditumbuhinya. Tanaman ini juga sering disebut dengan tanaman parasit. Hal itulah yang menjadikan benalu sebagai tanaman yang tidak berguna. Namun tahukah Anda bahwa benalu ternyata baik untuk kesehatan? Hal ini dikarenakan benalu bisa menjadi solusi dalam menyembuhkan penyakit kanker. Tidak hanya itu, salah satu jenis benalu juga berguna untuk mengatasi amandel.

Alang alang
Meskipun rumput ilalang sering dianggap gulma dan menganggu tanaman budidaya namun ternyata tanaman liar ini memiliki beberapa khasiat dan manfaat untuk kesehatan. Bagian tanaman yang dimanfaatkan sebagai obat adalah akar atau rimpangnya yang berwarna putih beruas-ruas. Akar ilalang diketahui berkhasiat untuk mengobati panas dalam, sariawan, meluruhkan kencing (diuretika), mengobati demam, obat sakit ginjal, mengatasi mimisan, mengatasi kencing darah dan lain-lain.

Bandotan/babadotan
Bandotan memiliki nama ilmiah Ageratum conyzoides, adalah tumbuhan liar yang banyak ditemukan di areal lahan pertanian, tepi jalan, dikebun dan pekarangan. Tumbuhan liar yang sering dianggap gulma ini konon awal mulanya berasal dari Amerika, dan telah sejak lama ada di Indonesia. Gulma dari suku Asteraceae ini memiliki banyak nama daerah, antara lain babandotan, babadotan (Sunda), wedusan (Jawa), dus-dusan (Madura), rumput balam (Pontianak). Dalam bahasa inggris bandotan disebut Billygoat-weed, Goatweed, Chik weed atau Whiteweed. Ciri khas dari rumput bandotan adalah baunya yang menyerupai bau kambing. Zat yang terkandung dalam babadotan adalah sebagai berikut: minyak esensial, alkaloid, dan kumarin. Meski demikian, tumbuhan ini juga memiliki daya racun. Di Barat, bandotan juga dimanfaatkan sebagai insektisida dan nematisida. Sementara, penelitian lain menemukan bahwa bandotan dapat menyebabkan luka-luka pada hati dan menumbuhkan tumor. Tumbuhan ini mengandung alkaloid pirolizidina. Tumbuhan bandotan daunnya sudah sejak lama digunakan untuk menyembuhkan luka lecet atau luka terkena benda tajam. Bandotan juga berkhasiat sebagai obat sakit dada, obat mata terasa panas, obat sakit perut.

Beluntas
Tanaman beluntas biasanya digunakan sebagai pagar rumah. Selain itu, daunnya yang memiliki wangi yang cukup khas ini sering dijadikan obat herbal baik dalam keadaan segar maupun yang telah dikeringkan. Kandungan minyak atsiri, alkaloi, dan juga fraksi methanol memiliki manfaat untuk menyembuhkan radang, menambah nafsu makan, membantu sistem pencernaan, menyembuhkan batuk, dan mengatasi sakit perut.

Jamur kuping
Tanaman yang hidup menempel pada batang kayu mati atau tumbuhan yang lembab ini berbentuk mirip telinga manusia. Jamur kuping memiliki tekstur kenyal saat masih segar tetapi keras saat sudah kering. Walaupun tumbuh liar ternyata kandungan dan manfaat jamur kuping nggak bisa diremehin lho gengs. Mengandung karbohidrat, protein dan energinya sekitar 351 kal. Jamur ini bermanfaat untuk meredakan panas dalam, menghambat penggumpalan darah, mengatasi anemia dan yang hebat dia bisa menghambat pertumbuhan sel kanker lho.




Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Terganggunya Kesehatan Akibat Bullying

Pentingnya Merawat Kulit Wajah

Indahnya Toleransi